Situ Ciburuy Kabupaten Bandung Barat (Pengalaman Pribadi, 2017)

 

Situ Cuburuy 2022 ( photo by Gunawan Satyakusuma)
Pengantar

Pada tahun 2017, saya berkesempatan mendokumentasikan Situ Ciburuy yang terletak di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, menggunakan drone. Pengalaman ini memberikan sudut pandang yang berbeda dibandingkan pengamatan dari darat, karena dari udara saya dapat melihat kondisi danau dan lingkungan sekitarnya secara lebih utuh dan menyeluruh.

Kesan Pertama dari Udara

Saat drone mulai terangkat dan kamera mengarah ke bawah, Situ Ciburuy tampak sebagai hamparan air yang cukup luas, dikelilingi oleh permukiman warga, sawah, serta lahan terbuka. Dari ketinggian, bentuk danau terlihat tidak beraturan, menunjukkan proses alami dan campur tangan aktivitas manusia yang sudah berlangsung lama.

Permukaan air pada saat itu tampak berwarna kehijauan. Dari pengalaman saya, warna tersebut langsung memberi kesan bahwa kualitas air tidak sepenuhnya baik. Di beberapa bagian tepi danau, terlihat tumbuhan air yang cukup rapat, menandakan adanya pendangkalan dan peningkatan nutrien di perairan tersebut.

Kondisi Lingkungan Sekitar

Dari hasil pengambilan gambar drone, saya melihat kontras yang cukup jelas antara sisi danau yang masih dikelilingi lahan hijau dengan sisi lainnya yang sudah padat oleh permukiman. Rumah-rumah warga berdiri cukup dekat dengan bibir danau. Beberapa aliran air masuk terlihat membawa lumpur dan limbah, yang menurut pengamatan saya berkontribusi pada sedimentasi di Situ Ciburuy.

Di beberapa titik tepi danau, dari atas drone terlihat tumpukan sampah yang cukup mencolok. Momen ini menjadi pengalaman yang cukup memprihatinkan bagi saya, karena keindahan danau dari udara harus berhadapan dengan realitas pengelolaan lingkungan yang belum maksimal.

Aktivitas Masyarakat yang Terlihat

Selama proses pengambilan gambar, saya melihat aktivitas masyarakat yang sangat bergantung pada Situ Ciburuy. Keramba ikan terlihat tersebar di beberapa bagian danau. Ada warga yang memancing dan beraktivitas di tepi danau. Dari pengalaman tersebut, saya merasakan bahwa Situ Ciburuy bukan sekadar danau, tetapi bagian penting dari kehidupan sehari-hari masyarakat sekitar.

Namun, dari sudut pandang udara, aktivitas tersebut juga tampak memberi tekanan pada kondisi danau. Kepadatan keramba dan aktivitas di sekitar perairan terlihat cukup intens, sehingga saya menyadari perlunya pengelolaan yang lebih baik agar danau tetap lestari.

Refleksi Pribadi

Mendokumentasikan Situ Ciburuy dengan drone pada tahun 2017 menjadi pengalaman yang berkesan bagi saya. Dari atas, danau ini masih memiliki potensi keindahan yang besar, tetapi juga menunjukkan tanda-tanda penurunan kualitas lingkungan. Pengalaman ini membuka mata saya bahwa dokumentasi udara bukan hanya soal visual yang indah, tetapi juga alat penting untuk merekam kondisi lingkungan secara jujur.

Rekaman drone tahun 2017 tersebut bagi saya menjadi catatan penting tentang Situ Ciburuy, yang diharapkan dapat menjadi pembanding untuk melihat perubahan kondisi danau di tahun-tahun berikutnya, sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga keseimbangan antara pemanfaatan dan pelestarian lingkungan.

Sebagai bukti visual, sebagian hasil dokumentasi drone Situ Ciburuy tahun 2017 juga saya bagikan melalui Instagram. Dokumentasi tersebut dapat dilihat melalui tautan berikut: dokumentasi visual Situ Ciburuy 2017 di Instagram.

Selain itu, dokumentasi drone ini juga telah diunggah pada GPB (Google Business Profile) Situ Ciburuy sebagai arsip visual lokasi. Unggahan tersebut berfungsi sebagai pendukung informasi publik, sekaligus menjadi referensi visual kondisi Situ Ciburuy pada tahun 2017 bagi masyarakat dan pengunjung yang mencari informasi melalui Google.

Keberadaan dokumentasi di Instagram dan GPB Situ Ciburuy melengkapi narasi pengalaman pribadi saya, serta memperkuat validitas visual terhadap kondisi nyata danau pada periode tersebut.

Simbol & warna yang sama diulang untuk membangun memori kolektif 🎨  

⚡ #NodeGunawan #VisualMemory #GLoop

Comments